UJI AKTIVITAS ANALGESIK KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) DAN DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum (L.) Merr. L.M.Perry) PADA MENCIT PUTIH JANTAN DENGAN METODE GELIAT

Authors

  • Utami Budhi Fadilla
  • Endang Agustina
  • Fadila Oktaviani Savitri

DOI:

https://doi.org/10.52689/higea.v18i2.6

Keywords:

Analgesik, Daun Asam jawa, Daun Cengkeh, Geliat

Abstract

Daun asam jawa dan daun cengkeh terbukti memiliki aktivitas analgesik. Kedua daun tersebut sama sama mengandung metabolit sekunder flavonoid yang bekerja dengan cara menghambat enzim siklooksigenase yang memproduksi prostaglandin mediator nyeri sehingga nyeri berkurang. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh dari kombinasi ekstrak etanol daun asam jawa (Tamarindus indica (L.) dan daun cengkeh (Syzygium aromaticum (L.) Merr. & L.M.Perry) terhadap persentase proteksi geliat dan persentase efektivitas analgesik pada mencit putih jantan dengan metode geliat. Hewan uji dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kontrol negatif (Na CMC 0,5%), kontrol positif (Mefinal® 65 mg/KgBB), tunggal daun asam jawa (300mg/Kg BB), tunggal daun cengkeh (400 mg/KgBB), kombinasi dosis ½ : ½ (150 mg/Kg BB : 200 mg/KgBB) dan kombinasi dosis ¼ : ¼ (75 mg/Kg BB : 100mg/kg BB). Hewan uji diberikan sediaan uji per oral lalu setelah 30 menit nyeri diinduksi dengan asam asetat 1% secara intraperitonial dan jumlah geliat dihitung dengan interval 5 menit selama 60 menit. Hasil menunjukan dosis kombinasi ½ : ½ memiliki nilai persentase proteksi geliat tertinggi 62,70% dan persentase efektivitas analgesik 117,04%. Penelitian ini menujukan bahwa kombinasi dari ekstrak etanol daun asam jawa dan daun cengkeh menunjukkan aktivitas analgesik pada mencit putih jantan.

Downloads

Published

2026-09-30 — Updated on 2026-10-01

Versions

Issue

Section

Articles

How to Cite

UJI AKTIVITAS ANALGESIK KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) DAN DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum (L.) Merr. L.M.Perry) PADA MENCIT PUTIH JANTAN DENGAN METODE GELIAT. (2026). Jurnal Farmasi Higea, 18(2), 166-174. https://doi.org/10.52689/higea.v18i2.6 (Original work published 2026)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.