GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PASIEN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAGIMANA KECAMATAN PAGIMANA INDONESIA
Keywords:
Tuberkulosis, Kepatuhan, Pengetahuan, Perilaku, Obat Anti Tuberkulosis (OAT)Abstract
Tuberkulosis (TB atau TBC) ialah suatu penyakit menular akibat kuman Mycobacterium tuberculosis maka penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius sampai kematian ketika tidak segera diobati ataupun menuntaskan pengobatannya. Kepatuhan dalam minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) menunjang keberhasilan pengobatan pada TB. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan perilaku pasien terhadap kepatuhan penggunaan OAT di Puskesmas Pagimana Kabupaten Banggai. Pendekatan cross sectional diterapkan dalam penelitian ini dengan desain kuantitatif. Sampel sejumlah 50 responden ditetapkan melalui teknik total sampling yang sudah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner tingkat pengetahuan, kuesioner perilaku, dan kuesioner kepatuhan penggunaan obat menggunakan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), kemudian dianalisis menggunakan uji Fishers Exact Test dan Pearson Correlation. Temuan penelitian memperlihatkan bahwasanya sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan yang tinggi dan kurang masing-masing 19 responden (38%), perilaku baik sebesar 45 responden (90%) serta tingkat kepatuhan kategori patuh sebesar 22 responden (44%). Uji statistik menunjukkan bahwa pengetahuan berkorelasi signifikan dengan kepatuhan penggunaan OAT yang mempunyai nilai p-value dan Pearson Correlation sebesar (p=0,000; r=0,784), tetapi perilaku tidak berkorelasi signifikan dengan kepatuhan (p=0,500; r=0,114). Kesimpulannya, pengetahuan berpengaruh kuat dan signifikan terhadap kepatuhan penggunaan OAT, sedangkan perilaku tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.








